Latest Entries »

AMAZING THAILAND : Pesona Wisata Bangkok (1/2)


Letak geografisnya yang berada dekat garis khatulistiwa membuat udara Bangkok terasa panas, bahkan lebih panas dari Jakarta atau Surabaya. Kelembapan udaranya yang tinggi juga bikin kita jadi gampang berkeringat dan cepat gerah. Tapi pepohonan hijau di sepanjang jalan, cukup meneduhkan.

Secara tata kota, Bangkok tidak beda jauh dengan kota-kota besar lain di banyak negara. Gedung-gedung pencakar langit, jalan layang dan.. macet! Kota Bangkok memang terkenal dengan kemacetannya, terutama di jam pergi-pulang kantor dan Jumat malam menjelang akhir pekan. Perjalanan sekitar lima kilometer saja bisa menghabiskan waktu hingga 30 menit! Bedanya dengan kota-kota lain, meskipun macet dan menghasilkan antrean mobil yang panjang, kita tidak akan dibikin senewen dengan kendaraan yang seenaknya memotong jalan atau bunyi klakson yang bersahutan. Penduduk Bangkok cukup tertib berlalu lintas, mereka lebih memilih menikmati macet dengan mendengarkan musik, menonton TV, atau bahkan membaca.

Transportasi di Bangkok terbilang lengkap dan maju. Kita memiliki banyak pilihan, mulai dari tuk tuk (kendaraan khas Thailand yang minip bajaj), taksi, bus, skytrain (Bangkok Skytrain atau BTS), sampai kereta bawah tanah (Bangkok Metro). Bila tidak mau terjebak macet, skytrain dan kereta bawah tanah tentunya jadi pilihan terbaik. Selain itu, biayanya juga tidak menguras kantong. Terlebih kalau tujuan kita adalah tempat-tempat belanja yang terkenal di Bangkok. Karena kedua alat transportasi tersebut menghubungkan banyak tempat-tempat belanja, seperti Siam Square, MBK dan Chatuchak.

TETAP WASPADA!
Meski umumnya Bangkok cukup aman bukan berarti kita bisa lengah.
  • Gunakan hanya taksi yang menggunakan argometer dan bikin kesepakatan biaya di awal sebelum kita naik tuk-tuk. Lebih baik pilih kendaraan yang mangkal di hotel, resto atau mall, hindari menyetop di jalan.
  • Jangan langsung tergoda dengan tawaran tur keliling Bangkok dengan tuk-tuk di bawah 10 baht.
  • Hati-hati jika ada yang menawarkan pada kita untuk menonton suatu show dan minum bir seharga 100 baht. Harga bir-nya mungkin memang 100 baht, tapi untuk tontonannya kita harus membayar 1.000 baht atau bahkan lebih.
  • Waspada pada perusahaan bus swasta yang menawarkan perjalanan ke luar kota Bangkok dengan menggunakan bus VIP. Awalnya mungkin kita naik bus VIP tapi di perjalanan diminta berganti 3-4 minibus yang jauh dari nyaman. Waktu tempuh pun bisa hingga delapan jam lebih lama.

The Grand Palace
Lokasi : Jl. Na Phra Lan
Unik! Dalam area yang luasnya sekitar 218.0O0 meter persegi ini terdapat beberapa bangunan istana yang tidak hanya didirikan dalam era yang berbeda (abad 18 - 20), tapi juga bentuknya yang menarik. Selain bangunan yang berarsitektur khas Thailand, dengan hiasan atap yang melengkung - mirip rumah gadang - dengan dominasi warna emas atau menyerupai stupa, lainnya dipengaruhi oleh beberapa negara, seperti Inggris, Italia dan Kamboja. Benar—benar memanjakan mata.

Di dalam kompleks istana ini juga terdapat Wat Phra Kaew atau The Temple of The Emerald Buddha. Tempat ini jadi begitu sakral karena di dalamnya terdapat patung Buddha yang terbuat dari batu emerald dan memakai baju berbahan emas yang diganti setiap pergantian musim panas, hujan dan sejuk. Begitu disucikannya, hingga raja sendiri yang langsung menggantikan baju tersebut. Sampai sekarang tempat ini masih digunakan untuk bersembahyang. Dan masyarakatnya percaya, patung ini bisa memberi pertanda bila akan terjadi bencana di Thailand. Untuk berkunjung ke sini sebaiknya menggunakan baju berlengan dan celana atau rok panjang. Bila tidak, maka tidak akan diijinkan masuk atau harus melapisi baju dengan kain panjang yang sudah disediakan di pos pintu masuk.


Wat Pho (Wat Phra Chetuphon)
Lokasi : Jl. Maharat
Patung Buddha yang sedang berbaring jadi daya tarik tempat ini. Ukurannya yang besar (panjang 46 m dan tinggi 15 m) dan seluruh tubuhnya dilapisi emas serta lapisan kulit mutiara di mata dan telapak kakinya memang memesona. Pada telapak kaki yang panjangnya tiga meter terdapat 108 karakteristik Sang Buddha dalam gaya China dan India.

Jika sudah sampai di sini jangan lupa mencoba pijat ala Thailand, karena tempat ini asalnya pijat tradisional tersebut. Sekarang jadi pusat pendidikan dan pelatihan pijat tradisional Thailand di Bangkok. Dengan biaya 300 baht (1 baht sekitar Rp 290) kita bisa merasakan pijatan yang bisa menghilangkan letih selama satu jam. Selain itu, di tempat ibadah paling besar dan paling tua ini juga bisa menerawang masa depan lewat ramal telapak tangan. Soal keakuratan ramalan, terserah kita mau percaya atau tidak.


Wat Arun
Lokasi : daerah Bangkok Yai, sebelah barat Chao Phraya
Untuk sampai ke lokasi ini, kita harus menyebrangi sungai Chao Phraya terlebih dulu selama kurang lebih 10 menit dari pelabuhan kapal penumpang. Berbeda dengan candi-candi Buddha di Indonesia, Wat Arun berbentuk bangunan tinggi menjulang, kurang Iebih 70 m tanpa ruangan. Sekelilingnya dihiasi oleh potongan porselen warna-warni yang dibentuk menjadi bunga.

Jika tidak takut ketinggian, boleh juga menuju ke lantal atas bangunan ini. Namun sebelumnya kita harus menaiki puluhan anak tangga yang curam. Meskipun cukup melelahkan, pemandangan yang disajikan di atas begitu menarik. Kita bisa melihat sunqai Chao Phraya yang membelah Bangkok, rumah-rumah yang tertata rapi dan keanggunan The Grand Palace. Wat Arun semakin terlihat indah menjelang matahari terbenam.

Di kawasan ini juga terdapat pasar kecil yang menjual aneka barang yang bisa kita jadikan oleh-oleh. Aneka kerajinan tangan, aksesori, baju, tas sampai sepatu ada di sini. Harganya pun cukup murah dibanding dengan tempat belanja di lokasi wisata lain di Bangkok. Tidak perlu khawatir kesulitan menawar di sini, karena rata-rata pedagangnya cukup lancar berbahasa Indonesia. Bahkan bila kita lupa menukar uang, bisa berbelanja dengan menggunakan rupiah. Menarik, kan?

CUMA ADA DI THAILAND!
Thiland tidak hanya memiliki banyak tempat wisata menarik, tapi juga terkenal dengan berbagai pertunjukan yang tidak biasa. Salah satunya yang terkenal adalah penampilan para waria di Alcazar, Pattaya. Waria di Thailand memang dikenal dengan kemolekan tubuhnya yang tidak kalah dengan wanita. Di sinilah kita bisa membuktikkannya secara langsung.
Selama lebih dari satu jam, kita akan dihibur dengan puluhan penampil yang hampir seluruhnya waria. Mereka menampilkan kesenian dari beberapa negara, seperti India, Korea, Amerika, bahkan Indonesia dengan lipsing sebuah lagu dangdut. Lenggak-lenggok para waria yang gemulai dan luwes serta tentunya dengan kemolekan tubuhnya, mungkin akan membuat kita lupa jika yang tampil tersebut adalah waria bukan wanita.
Beberapa waria juga menirukan dandanan dan atraksi panggung para penyanyi dunia, salah satunya adalah Britney Spears.
Kita pun bisa berfoto dengan para waria setelah pertunjukkan berakhir, tentunya dengan membayar 40 baht setiap kali foto. Saking terkenalnya pertunjukkan yang satu ini, kita harus membeli tiket seharga 600 baht beberapa jam sebelum pertunjukkan dimulai. Selain itu masih banyak pertunjukkan lain yang mungkin akan membuat mata kita terbelalak atau justru menikmatinya. Diantaranya adalah Thai Girl Show, Model Show dan Spider Show. Namun pertunjukkan untuk 21 tahun ke atas ini tidak akan selalu bisa disaksikan setiap hari.



0 comments: