Latest Entries »

Kuliner Lezat & Ekstrim di Thailand, Berani Coba?

Thailand punya segudang makanan yang begitu menggoda untuk dicicipi. Meskipun di Indonesia juga banyak restoran yang menyajikan makanan khas Thailand, tapi tidak ada salahnya jika kita mencoba langsung di negara asalnya!

  • Pad Thai
    Mie goreng khas Thailand dengan pilihan rasa seafood, beef atau ayam. Paduan gurih dan asamnya jeruk nipis serta taburan kacang, membikin rasanya benar-benar pas! Makanan yang merupakan salah satu hidangan khas dari Thailand ini kebanyakan menggunakan mie dari tepung beras dicampur dengan telur, kecap ikan , air asam dan cabai merah. Ditambah dengan kombinasi taoge, udang, ayam, atau tahu. Kemudian dihidangkan dengan taburan kacang serta diberi ketumbar, jeruk nipis, dan ditambah saos dari bumbu Thailand.

  • Tom Yum Goong
    Mungkin kita mengenal hidangan semacam sup khas Thailand yang terdiri dari bahan utama udang ini dengan tampilan kuah oranye kemerahan serta rasa pedas dan asam. Namun di negara asalnya ternyata ada banyak pilihan. Kita yang tidak menyukai pedas atau asam bisa memilih Tom Yum Goong bening, rasanya pun cukup nikmat. Selain Thailand, ternyata sup yang menggunakan bumbu utama berupa daun jeruk nipis, sereh, bubuk cabe dan saus ikan ini juga merupakan makanan khas dari Laos. Bedanya di Laos sup ini disajikan dengan nasi untuk kalangan bangsawan, sedang di kalangan umum dan Thailand disajikan tanpa nasi.

  • Durian
    Ternyata di Thailand bukan durian Mon Thong lah yang paling enak, melainkan durian Kan Yao (tangkai panjang). Jika durian Mon Thong saja sudah kita bilang enak, yang satu ini enaknya berkali-kali lipat! Harganya cukup mahal, mulai dari 100 - 200 baht/kg. Durian yang berbentuk bulat dengan warna kulit hijau serta berduri besar agak jarang ini memiliki bobot buah 2 – 5 kg, berdaging tebal, berwarna kuning sampai krem, berasa manis, bertekstur agak lembek, dan beraroma harum. Durian Kan Yao yang benar-benar masak di pohon dan lebih murah bisa ditemukan di Chiang Mai, ada penjual khusus durian sekitar 300 meter dari Tapae Gate. Tapi Durian Kan Yao tidak setiap saat tersedia, bulan Mei dan Juni adalah bulan dimana Kan Yao hampir selalu tersedia.

  • Thai Tea
    Teh susunya benar-benar beda. Meskipun susu dan tehnya sudah bercampur, tapi begitu sampai di lidah, rasa keduanya sama-sama kuat. Mau yang tradisional bisa pilih di warung-warung kaki lima. Beberapa variasi penyajian Thai Tea bisa dingin maupun panas. Beberapa penyajian dingin antara lain adalah Dark Thai Iced Tea yang konsepnya berdasarkan pada teh tradisional India sebagai bahan utamanya, tanpa susu dan pemanisnya hanya dari gula saja, serta Lime Thai Tea yang hampir mirip dengan Dark Thai Iced Tea tapi ditambah dengan lemon dan terkadang memakai daun mint. Sedangkan untuk variasi penyajian panas beberapa diantaranya adalah Thai Hot Tea dan Dark Thai Hot Tea (tanpa susu dengan pemanis hanya dari gula).

  • Sate
    Sate di Thailand memiliki berbagai macam variasi, mulai dari segala macam seafood, ayam, sapi, babi, sate campur bakar yang banyak dijual di pinggir jalan Kota Bangkok, hingga lele. Di sana ikan lele juga ditusuk layaknya sate dan dijual di pinggir jalan, Hanya saja tusukannya bukan dari kayu, bambu, ataupun lidi, melainkan batang sereh berukuran besar. Adapun sate campur berupa sosis sapi, sosis ayam, bakso sapi, bakso ayam, dan bakso ikan. Selain seafood, untuk sate ayam, sapi, dan babi biasanya berupa daging olahan. Makin nikmat setelah dicelup ke dalam kuah sambalnya yang pedas.

  • Serangga Goreng
    Sebelum ikut dalam acara Fear Factor, haruslah mencicipi makanan yang satu ini. Berbagai serangga dan binatang lainnya seperti kalajengking, belalang, jangkrik, dan ulat tersedia di sini. Serangga sebenarnya telah menjadi menu makanan pedesaan di Thailand selama berabad-abad, tetapi dalam kurun waktu dua dekade terakhir ini telah terjadi peningkatan logistik serangga sehingga makanan serangga goreng ini banyak tersedia di pusat-pusat perkotaan. Meskipun tidak biasa, gorengan yang renyah ini rasanya cukup gurih dan makin nikmat dengan tambahan kecap khusus. Jangan lupa potong terlebih dulu kaki belalang dan jangkriknya sebelum melahap, biar tidak menyangkut di tenggorokan. Berani mencoba? Akan tetapi bagi penderita alergi dan asma sebaiknya menghindarinya, karena dari sebuah studi yang dilakukan baru-baru ini oleh Departemen Kesehatan Thailand, seperti dikutip dari BrisbaneTimes.com.au, ditemukan bahwa ulat sutra goreng, belalang atau hidangan berkaki enam lainnya diketahui mengandung kadar histamin yang tinggi, yaitu suatu senyawa yang bisa memicu reaksi alergi dan juga serangan asma.



sumber :
panorama (2007)
http://www.backpacking-tips-asia.com/
http://thailandlandofsmiles.com/
http://lib.vit.src.ku.ac.th/
http://www.bangkok12restaurant.com/
http://www.cookingfairy.co.uk/
http://www.travelpod.com/
http://en.wikipedia.org/
http://health.detik.com/






Search Amazon.com for Thailand Culinary

5 comments:

hse migas said...

Pad Thai,Tom Yum Goong,Sate,Durian,Thai Tea mengundang selera, pas liat serangga goreng lgsg hilang rasa pengen makan nih

2nd Choices said...

@hse migas: hehe.. makanya di judul pake kata 'lezat' dulu bos baru 'ekstrim', yg enak2 dulu maksudnya.
Thanks buat kunjungannya..

Toko Mainan Online said...

waduh serius tuh masbro orang thailand seneng makan serangga?? btw udah pernah nyobain serangga blom mas bro :P hehe, klo gw makasih deh..

2nd Choices said...

@Toko Mainan Online :
iya tuh, org sana mungkin emang pd gemar makan serangga kali ya bos.. pernah nyobain belalang, renyah dan gurih.. cobain aja bos, lumayan buat pengalaman.. hehe..
btw, salam kenal juga bos.. thanks buat kunjungannya..

sis eiyan azian said...

huhu... x seram ka makan serangga ni.. huhu..