Latest Entries »

Kawasan Wisata Sukabumi (2/2)

.....lanjutan dari Kawasan Wisata Sukabumi (1/2)



PELABUHAN RATU

Keindahan pantai Pelabuhan Ratu tak bisa dipisahkan dengan legenda Nyai Roro Kidul, seorang putri kerajaan yang konon bunuh diri melompat ke laut untuk menghilangkan kutukan yang menimpa dirinya. Arwahnya kemudian dipercaya menguasai lautan di pesisir selatan pulau Jawa, karena itu ia mendapat sebutan Ratu Pantai Selatan. Para nelayan di Pelabuhan Ratu setiap tanggal 6 April melakukan ritual (syukuran) Ngalabuh sebagai persembahan agar sang ratu selalu bersikap baik terhadap mereka, dengan menjaga ombak tidak terlalu ganas dan ikan tersedia dalam jumlah cukup.

Mereka yang penasaran dengan misteri Nyai Roro Kidul bisa mengunjungi makam yang dipercaya sebagai makam Nyai Roro Kidul. Letaknya di atas tebing yang menjorok di Pantai Karang Hawu. Di atas tebing inilah Nyai Roro Kidul dipercaya menceburkan diri ke dalam laut. Makam Nyai Roro Kidul ramai dikunjungi pada hari-hari tertentu. Makamnya berupa ruangan yang diberi foto sang ratu dengan ukuran besar. Beberapa ruang lain dipercaya sebagai makam Eyang Sanca Manggala, Eyang Jalah Mata Makuta dan Eyang Syeh Husni Ali yang dikeramatkan juga.

Nama Pantai Karang Hawu diberikan karena bentuk karangnya yang seperti hawu (tungku). Pantai ini mempunyai pasir yang cukup luas sehingga banyak dimanfaatkan anak-anak untuk bermain bola dan sebagainya. Pantai ini sambung-menyambung dengan pantai lain yang juga banyak dikunjungi, mulai dari Pantai Cibangban, Cibareno, Citepus, Tanjo Resmi di mana istana peristirahatan Presiden Sukarno didirikan tahun 1960, hingga sampai Ujung Genteng.

Di sepanjang pantai tersebut, sejumlah titik mempunyai ombak yang cukup besar dan disukai oleh para peselancar (surfer), di antaranya Cimaja, Ujung Genteng, Ombak Tujuh, Karang Haji, Samudra Beach, Karang Sari, dan Batu Guram. Bulan Oktober sampai Mei titik-titik tempat berselancar ramai dikunjungi pecinta surfing karena ombaknya paling bagus di bulan-bulan tersebut.
Aktivitas yang bisa kita lakukan di lepas pantai yaitu arung gelombang, memancing, diving atau snorkeling. Untuk menuju ke lepas pantai, kita bisa menyewa perahu milik nelayan. Kalau kocek cukup tebal, Dinas Kepariwisataan mempunyai speedboat berkapasitas 10 orang. Untuk bahan bakarnya saja budget yang harus kita sediakan sekitar 3 juta rupiah. Bagi yang menginginkan ikan segar tanpa harus capek-capek mancing di tengah laut, Pelabuhan Ratu menyediakan tempat pelelangan ikan. Biasanya para nelayan mulal berdatangan membawa ikan hasil tangkapan mereka pada jam 11.00 sampai jam 13.00.

Bosan di pantai, kita bisa mengunjungi sumber mata air panas (geyser) di Cipanas. Airnya yang mengandung belerang dengan kadar yang cukup tinggi bisa menyembuhkan sejumlah penyakit kulit. Selain mandi di bawah titik-titik semburan di sungai, pengelola juga menyediakan kolam air panas untuk berendam. Tempat lain yang bisa dikunjungi di kawasan ini adalah Gua Lalay. Tempat ini paling menarik dikunjungi jam 5 sore saat kelelawar mulai keluar dari gua.
Rombongan kelelawar yang keluar membentuk alur seperti ular naga di udara dengan besar lingkaran yang sama dan akan pecah setelah mereka memisahkan diri di angkasa. Menurut petugas di sana, alur gelombang rombongan kelelawar yang keluar dari gua baru akan habis setelah jam 8 malam. Jika sampai di sana sebelum jam 5, kita bisa menikmati kolam di depan gua yang berisi ikan dan tempat bermain untuk anak-anak. Sayangnya tempat bermain ini kurang terurus.

Satu lagi tempat wisata di kawasan ini yang sayang untuk dilewatkan, yaitu cagar alam dan taman wisata Sukawayana. Daya tarik tempat ini adalah flora dan fauna langka seperti Puspa (Schima walichii), Kiara (Ficus sp), Merbau (Instia bijuga), Laban (Vitex pubescens), Degel (Crudia bantamensis), Ketapang (Terminalia catappa) dan Bayur (Pterospermum javanicum) untuk flora, serta Lutung (Trachypithecus auratus) dan Biawak (Varanus salvator) untuk fauna. Cagar alam ini terletak di pinggir pantai lengkap dengan pasir putihnya yang landai.


UJUNG GENTENG

Kawasan ini berada paling selatan dari Kabupaten Sukabumi, berjarak sekitar 200 km dari Jakarta. Selain garis pantai sepanjang sekitar 6 km yang bersih dan menghadap ke arah barat sehingga menghasilkan pemandangan sunset yang spektakuler, Ujung Genteng juga menawarkan berbagai opsi lain.
Ada sejumlah air terjun dengan karakteristik masing-masing yang bisa kita jumpai di kawasan wisata ini. Curug Susun misanya, dinamai demikian karena lansekapnya yang bersusun. Lalu ada Curug Cigangsa yang airnya menyebar, Curug Ciruti, Sodong, Cikanteh, Curug Cihaur.

Muara atau pertemuan sungai dan pantai juga memberikan pemandangan yang menarik. Di kawasan Ujung Genteng terdapat enam muara, yaitu Cikaso, Cibuaya, Cipanarikan, Citreum, Cikarang dan Citepuh. Sejumlah gua juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Ujung Genteng. Beberapa titik di sepanjang pantai merupakan tempat favorit bagi peselancar karena ombaknya
yang menantang, seperti Ombak Tujuh (pada saat-saat tertentu ombaknya berlapis tujuh) dan Batu Nunggul. Diving juga bisa dilakukan di kawasan ini. Pemandangan lain yang bisa kita nikmati adalah perkebunan kelapa dan tempat pembuatan gula kelapa, cagar alam dan suaka margasatwa Cikepuh, Pulau Penganten, Pulau Batu Belah, serta tempat pelelangan ikan.

Kondisi jalan yang naik turun, sempit dan tidak mulus di beberapa titik membuat waktu yang dibutuhkan untuk kesana menjadi relatif lama, ±7 jam dari Jakarta atau ±4 jam dari Pelabuhan Ratu. Jika ingin cepat, kita dapat menyewa speedboat kepunyaan Dinas Kepariwisataan yang hanya membutuhkan waktu 2 jam ke Ujung Genteng dengan menyisir pantai dari Pelabuhan Ratu sampai Ujung Genteng.

Sukabumi memang menawarkan berbagai tempat tujuan wisata yang amat beragam. Di gunung dan rimba ada tempat-tempat untuk berkemah dan outbond, di laut kita bisa surfing, diving, snorkeling atau aktivitas fun lainnya, di pantai selain jalan-jalan kita juga bisa bermain voli pantai, di sungai ada arung jeram, sedangkan pertunjukan seni budaya akan menambah wawasan kita.


sumber :
TravelWan Magz (2009)
http://mig33sukabumi.forumotion.com/
http://jelajahjawabarat.blogspot.com/
http://www.kabupatensukabumi.go.id/
http://forum.detik.com/
http://www.jabarprov.go.id/
http://www.arumaum.com/
http://www.disparbud.jabarprov.go.id/
http://travel.detik.com/
http://www.worldwidehoney.com/
http://www.javanaspa.co.id/
http://id.wikipedia.org/
http://obyekwisatasukabumi.blogspot.com/
http://www.visitsukabumi.com/
http://www.cikidanghunting.com/
http://raftingsukabumi.com/
http://desnantara-tamasya.blogspot.com/
http://my.opera.com/
http://alampriangan.wordpress.com/
http://javabalilovely.com/
http://www.antarafoto.com/
http://cipanasgarut.wordpress.com/
http://detik.travel/
http://marcantia.wordpress.com/
http://www.ujung-genteng.info/
http://naturalvero.student.umm.ac.id/

0 comments: