Latest Entries »

Produk Hardware Dengan Google ANDROID

Percaya atau tidak, ada cukup banyak perangkat keras yang menjalankan Google Android, bahkan sebelum T-Mobile G1 terbaru. Pada suatu even internasional, Mobile World Conference yang diadakan pada Februari 2008, setidaknya sudah ada tiga ponsel prototipe yang menjalankan aplikasi sederhana Android. Kemudian pada Mei 2008 di Konferensi Google 10, ponsel berlayar sentuh, prosesor Qualcomm, 256 MB memori flash, dan 128 MB RAM dikenalkan ke dunia.




Perangkat Android

Lalu ada juga T-Mobile G1 yang terkenal. Hadir dalam tiga warna dan preloaded dengan Android. Tak lama berselang, OpenMoko sebuah perusahaan ponsel, mengumumkan akan menerapkan fitur dasar Android ke ponsel mereka, yaitu Neo FreeRunner dan Neo 1973. Kogan Technologies merilis 2 ponsel pada 29 Januari 2009, yaitu Kogan Agora dan Kogan Agora Pro yang hadir dengan preloaded Android. Dalam waktu yang sama pula Motorola juga tengah berusaha membuat Android baru.

Saat ini OS Android telah mengalami banyak perubahan selain sebagai sistem operasi dari smartphone, netbook, dan tablet, Android sudah bisa dijumpai pada Google TV dan perangkat elektronik canggih lainnya. Hardware utama yang bisa ada pada perangkat Android saat ini adalah prosesor ARM. Karena prosesor yang satu ini cukup fleksibel dengan berbagai perangkat elektronik yang berjalan pada 32bit.


Prosesor ARM

ARM 32-bit adalah perangkat komputer yang dikembangkan oleh ARM Holdings. ARM berasal dan kependekan Advanced RISC Machine. Awalnya dipakai oleh Acorn Computer untuk komputer pribadi yang berbasis ARM, yaitu pada produk pertamanya bernama Acorn Archimedes yang muncul kisaran tahun 1987.

Nilai relatifitas dari prosesor ARM membuat mereka cocok untuk aplikasi dengan daya rendah. Sehingga mudah sekali menjadi dominan di pasar elektronik khusus mobile, apalagi harganya relatif murah. Patokan harga hanya berbeda tipis antara mikroprosesor kecil dan mikrokontroler. Pada tahun 2005, sekitar 98% dari lebih satu miliar ponsel yang dijual setiap tahunnya menggunakan setidaknya prosesor ARM. Pada 2009 prosesor ARM merajai sekitar 90% dari semua prosesor 32-bit yang mengaplikasikan RISC (reduced instruction set computer). Dan kemudian digunakan secara ekstensif pada perangkat pendukung termasuk PDA, ponsel, media digital dan pemutar musik, konsol game, kalkulator serta peripheral komputer seperti hard drive dan router.



[ dikutip dari berbagai sumber ]





Search Amazon.com for Android

0 comments: