Latest Entries »

Website Baik VS Website Buruk

Jika kita adalah orang yang sering berinteraksi dengan internet tentunya tidak asing lagi dengan istilah situs atau website. Tapi apakah kita benar-benar tahu bagaimana sesungguhnya sebuah website yang baik itu? Apa parameter dan ciri-cirinya? Kebanyakan orang menganggap bahwa situs yang penuh dengan animasi, flash dan background warna-warni adalah situs yang ideal. Kenyataanya justru terbalik, website yang ramai seperti itu akan semakin sulit di-loading sehingga pengunjung menunggu terlalu lama. Karena sangat lambat, biasanya pengunjung akan menekan tombol back atau cancel sebagai manifestasi kekesalan mereka.

Lalu bagaimana kalau situs yang kita miliki berkarakter seperti itu? Yang pasti sebagai pengelola akan merasa sedih dan kecewa, karena bakal jarang dikunjungi orang. Untuk menghindari hal menyebalkan tersebut, sebaiknya dalam mendesain sebuah situs kita harus memperhatikan besaran kapasitas sebuah halaman web. Semakin banyak gambar, background dan pernak-pernik lainnya maka waktu yang digunakan untuk akses web page akan semakin lama. Tentunya hal ini adalah pemborosan bagi para pengunjung. Waktu koneksi ke internet akan semakin lama. Masih untung jika mereka mau menunggu beberapa saat. Kalau mereka langsung disconnect, walhasil situs milik kita jadi stay alone forever.

Alangkah sayangnya bukan? Nah untuk mengeliminasi masalah tersebut, dibawah ini terdapat beberapa penjalasan secara singkat mengenai parameter tampilan 'situs baik' dan 'situs buruk' sebagai pertimbangan dalam membuat sebuah web page.




[ dikutip dari berbagai sumber ]





Search Amazon.com for website

0 comments: