Latest Entries »

Bagaimana Menjadi Seorang Yang Kreatif

Kreativitas adalah proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan/konsep baru, atau hubungan baru antara gagasan dan konsep yang sudah ada. Dari sudut pandang keilmuan, hasil dari pemikiran kreatif (kadang disebut pemikiran) biasanya dianggap memiliki keaslian dan kepantasan. Sebagai alternatif, konsepsi sehari-hari dari kreativitas adalah tindakan membuat sesuatu yang baru.

Kreativitas bukan hanya milik para pekerja seni. Ia menjadi batu loncatan untuk kesuksesan seseorang dalam segala bidang. Mereka yang tahu bagaimana menggunakan pikiran kreatif dalam menyelesaikan sesuatu masalah, akan menjadi seseorang yang paling cemerlang dalam kariernya, membina banyak bisnis yang sukses dan menguntungkan, serta menarik banyak kawan yang bijak dan pandai. Setiap orang mempunyai daya kreativitas sendiri-sendiri. Sayangnya, mereka tidak belajar bagaimana cara untuk menggunakannya. Daya kreativitas tersebut tersimpan dalam pikiran dan tidak digunakan setiap hari. Beberapa hal di bawah ini membongkar rahasia bagaimana cara menjadi seorang yang kreatif dan sukses!


Kebijaksanaan : Bagaimana Menggunakannya

"Oh iya, kenapa aku tidak terpikir seperti itu?"
Bukankah itu yang selalu dikatakan apabila seseorang telah mendapat jawaban dari permasalahannya yang rumit? Apabila ada suatu masalah yang tidak bisa diselesaikan dengan cara biasa, orang kreatif tidak ragu untuk memikirkan melalui cara pendekatan yang berbeda.

Contohnya ialah Ulyssess S. Grant. Presiden Amerika, Abraham Lincoln, suka bercerita tentang Grant. Semasa kanak-kanak, Grant menggunakan akalnya untuk mengalahkan anak lembu yang tidak bisa ditunggangi oleh siapapun. Anak lembu yang sangat keras kepala itu dibeli oleh seorang pemain sirkus, yang menawarkan uang kepada siapa saja yang berhasil menungganginya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Grant melihat beberapa anak lebih tua darinya dilempar oleh anak lembu tersebut saat mencoba menungganginya. Sekali Grant mencoba menaiki badan anak lembu itu dan berhasil bertahan beberapa waktu tetapi akhirnya jatuh juga. Kemudian, dia menggunakan kebijaksanaannya. Setelah mendapat ijin untuk mencoba lagi, dia akan menyelesaikan masalah ini dari sudut yang lain.

Daripada menunggang seperti biasa, Grant melompat ke atas badan lembu dengan terbalik, yaitu menghadap ke arah ekornya. Dia mencengkram perut anak lembu itu dengan kaki dan memegang ekornya dengan kedua tangan. Walau bagaimana pun cara lembu itu mengoncang dan menghentak, Grant tetap tidak dapat dijatuhkan. Anak lembu itu berhasil dikalahkan, dan Ulysses S. Grant memenangkan hadiah. Setelah dewasa, Grant memasuki tentara dan mengetuai batalyon serta memenangkan perang saudara.

Dari pengalaman Grant tersebut, bisa diperoleh dua fungsi penting dari kreativitas :
  1. Mencari jawaban pelik untuk satu masalah yang rumit.
  2. Mencetuskan konsep baru.


Lengkapi Diri Kita Dengan Kreativitas

Keyakinan adalah satu kunci ke arah kreativitas. Apabila kita tahu bahwa sebenarnya ada suatu cara untuk menyelesaikan masalah (walaupun kita belum tahu caranya), maka kita akan memperoleh semangat untuk mencari jawabannya. Bukankah seseorang yang senantiasa memberikan berbagai ide itu pasti lebih kreatif dari yang lain? Resepnya sederhana, mereka sebenarnya hanya mempunyai keyakinan yang lebih banyak daripada orang lain.

Bagaimana kita bisa mempunyai keyakinan seperti itu? Yaitu dengan mengetahui bahwa :
"Terdapat penyelesaian bagi setiap masalah dan ide bagi setiap hal"
Jika berkeyakinan adalah prinsip yang pertama, maka yang kedua adalah pikiran yang bebas.

Pencipta telepon, Alexander Graham Bell berkata :
"Jangan selalu menggunakan jalan umum, pergilah dimana orang lain belum pernah pergi. Pergi ke suatu tempat yang belum pernah sekalipun kesana. Kita pasti akan berjumpa dengan sesuatu yang tidak pernah dilihat. Dari satu penemuan akan membawa ke penemuan yang lain, dan tanpa disadari kita mempunyai suatu hal yang bagus untuk dipikirkan. Semua penemuan yang penting awalnya berasal dari pemikiran."
Pikiran yang bebas, tidak akan terbelenggu oleh cara yang biasa dilakukan. Apapun yang dikatakan oleh orang lain, Alexander Graham Bell tahu bahwa terdapat jawaban bagi setiap masalah dan ide bagi setiap hal, sehingga dia tidak takut untuk mencoba berbagai macam bentuk kemungkinan.


Menyelesaikan Masalah Dengan Kreativitas

Ada satu cara untuk meningkatkan kreativitas kita dalam menyelesaikan apapun juga masalah yang sukar :
Apabila satu masalah tidak bisa diselesaikan dengan cara konvensional, biasanya itu dikarenakan oleh hilangnya mata rantai (missing link) dari masalah itu sendiri

Masalah Grant yang tidak dapat bertahan lama diatas anak lembu tadi, sebenarnya karena tidak adanya tempat untuk berpegangan. Itulah yang dikatakan sebagai hilangnya mata rantai. Oleh karena itu, langkah pertama yang perlu diambil untuk mencari penyelesaian bagi masalah sukar adalah menentukan dimana hilangnya mata rantai itu. Tidak perlu bimbang jika pada mulanya belum dapat menemukan mata rantai tersebut. Cukup cari dimanakah mata rantainya yang hilang.

Pada tahun 1930, Aramco, sebuah perusahaan Arab - American Oil Company memerlukan suatu kendaraan yang dapat berjalan di atas padang pasir. Masalahnya adalah pasir-pasir tersebut menyebabkan ban kendaraan tenggelam dan tidak bergerak. Oleh karena belum adanya penelitian untuk masalah tersebut, Richard Kerr seorang mekanik Aramco tidak memiliki data untuk membuat bentuk ban yang dapat mencengkram di atas padang pasir. Jadi, langkah pertama yang perlu dilakukan disini adalah mencari mata rantai yang hilang (missing link), yaitu kurangnya data-data teknik.

Langkah kedua adalah mencari jalan untuk mendapatkan data yang sesuai. Ujicoba merupakan salah satu cara untuk mendapatkannya, tapi membutuhkan waktu yang agak lama. Sedangkan Kerr mencari ide untuk menyelesaikannya secara cepat, yaitu dengan meniru unta yang tidak bermasalah saat berjalan di atas padang pasir. Walaupun berat dan besar, unta tidak mudah untuk tenggelam ke pasir. Mungkin idenya agak gila, yaitu cengkraman yang digunakan oleh unta pastinya bisa digunakan oleh kendaraan. Kerr mengukur luas penampang kaki unta dan membandingkan dengan berat badannya. Dari hal itu dia mendapatkan data-data teknik untuk menentukan bentuk dan tekanan roda yang diperlukan di padang pasir. Akhirnya Kerr sukses menciptakan ban yang sesuai untuk digunakan di atas pasir. Ban tersebut masih digunakan di padang pasir hingga hari ini oleh beberapa kendaraan komersial.

Teknik Missing Link adalah satu hal penting yang perlu diketahui untuk menyelesaikan apapun juga masalah yang timbul. Ia meningkatkan daya kreativitas dalam mencari penyelesaian yang mungkin tidak pernah dipikirkan sebelumnya.


Bagaimana Cara Mendapatkan Ide Kreatif?

Kita sudah membicarakan dalam menggunakan kreativitas untuk menyelesaikan masalah. Sekarang bagaimana menggunakannya untuk mendapatkan ide, yang dapat memberi banyak peluang kepada kita. Kebanyakan penemuan-penemuan hebat didunia ini dilahirkan dengan tidak sengaja. Isaac Newton terkejut saat sebuah apel terjatuh di atas kepalanya, dimana kemudian dia menemukan teori gravitasi. Ketika William H. Mason mengunjungi tempat penggergajian kayu balok dan melihat begitu banyaknya serbuk kayu yang terbuang, dia mencoba untuk mencari cara memanfaatkan serbuk kayu tersebut. Mason mengambil dan menyatukannya menjadi sekeping papan yang apabila diberi tekanan tinggi dapat menjadi satu panel kuat, seperti yang didapati sekarang ini yaitu playwood.

Memang itu merupakan suatu hal yang wajar, ketika satu penemuan dan ciptaan dilahirkan dari cara yang tidak disengaja, lalu dilupakan demi meneruskan proyek baru yang lebih menguntungkan. Hal ini memberikan satu gambaran pada kita bahwa ide baru tidak pernah asli. Ia merupakan gabungan dan rombakan dari ide-ide yang lain. Bill Gates tidak menciptakan komputer seperti yang dilakukan oleh Steve Jobs (komputer Apple). Tapi dia menulis software untuk apple dan kemudian melihat peluang lebih cerah jika software itu bisa digunakan oleh semua jenis komputer. Kini Windows ciptaannya digunakan oleh hampir semua komputer di dunia.

Oleh karena itu mengapa perlu bersusah payah menciptakan ide baru, jika ide yang diperlukan sudah terwujud dalam keadaan yang berbeda? Pikirkan kemungkinan yang ada. Jangan menunggu hingga mendapat inspirasi bagi ide kreatif, padahal kita bisa mencoba dari ide-ide yang sudah ada. Rombaklah ide tersebut menjadi satu hal yang diperlukan.


Fikiran Bawah-Sadar (subconscious): Memberikan Ide dan Penyelesaian

Sangat penting untuk diingat bahwa sebenarnya sudah terdapat jawaban bagi setiap masalah dan ide yang diperlukan. Mungkin kita tidak sadar jika ide dan jawaban itu sudah tersimpan dalam pikiran. Para ilmuwan telah mengadakan penelitian dan menemukan bahwa sepanjang hidup seorang manusia terdapat 15 trilliun data yang tersimpan dalam pikiran. Jika trilliunan data saja bisa terdapat disini, berapa billion datakah yang bisa diwujudkan dengan mengkombinasikan data-data tersebut? Dengan potensi yang ada itu, kemungkinan untuk menemukan sebuah jawaban adalah sangat tinggi.

Itu berita baiknya. Berita buruknya adalah 90% dari informasi tersebut tersimpan dalam pikiran bawah-sadar, dan bukanlah cara yang mudah untuk membukanya. Ia keluar apabila ia mau dan tidak keluar pada saat kita sedang sadar dan membutuhkannya. Jadi yang perlu dilakukan untuk mengambil data-data itu ialah dengan tidur! Banyak ide penting dan penemuan dilahirkan setelah tertidur nyenyak. Karena sudah seharusnyalah kita memahami bahwa ide-ide tersebut datangnya dari pikiran bawah-sadar.

Cara kerjanya adalah sebagai berikut :
  • Sewaktu sedang sadar dan berusaha untuk mencari jawaban suatu masalah, pikiran bawah-sadar juga mengetahui apa yang sedang dicari.
  • Pikiran bawah-sadar tidak pernah beristirahat, walaupun kita sedang tidur. Ia senantiasa memilih data-data yang tersimpan di dalamnya.
  • Menit, jam atau hari setelah kita berhenti memikirkan masalah tersebut, pikiran bawah-sadar akan memberikan jawaban sepintas. Kita tiba-tiba mendapat ide baru atau jawaban dari masalah yang rumit itu, mungkin sewaktu sedang mengerjakan hal lain.

Contohnya, Sir Walter Scott selalu mendapat ide saat baru saja bangun dari tidur. Einstein dikabarkan mendapat ide terbaiknya sewaktu sedang mencukur jenggot. Thomas Edison, setelah mencoba beberapa kali dia akan berhenti selama 24 jam dan pada waktu itu dia akan menemukan ide-ide baru. Mozart juga dikabarkan mendapat ide lagunya ketika sedang mendengkur, saat bangun dia akan menulis not lagu yang didapatkannya sewaktu tidur tersebut.

Jangan salah sangka dulu, satu hal yang perlu diperhatikan bahwa setiap orang tersebut di atas adalah mereka yang sangat ahli dalam bidangnya masing-masing. Mereka tidak menjadi seorang jenius dikarenakan oleh ide yang datang sewaktu tidur. Pikiran bawah-sadar hanya memilih informasi yang telah disimpan beberapa tahun lamanya dan melaporkan data tersebut seperti yang diinginkan.



[ dikutip dari berbagai sumber ]





Search Amazon.com for Creativity

0 comments: