Latest Entries »

PANDUAN WISATA HIJAU: Cara Nyata Untuk Bepergian Secara Bertanggungjawab - Dan Tetap Bersenang-Senang (2/2)

.....lanjutan dari PANDUAN WISATA HIJAU: Cara Nyata Untuk Bepergian Secara Bertanggungjawab - Dan Tetap Bersenang-Senang (1/2)



BERBELANJA
26. BELl DARI PERAJIN LOKAL. Dukung budaya lokal dengan membeli benda seni kerajinan langsung dari perajin bila mungkin. Membeli cendera mata murah produksi masal memperlemah budaya tradisional. Jika perajin tak bisa menjual benda kerajinannya, mereka akan beralih ke mata pencarian lain yang tidak terlalu tradisional, sehingga tercerabut dari akannya.
27. KETAHUI YANG TERANCAM PUNAH. Anda sudah tahu untuk tidak membeli produk yang terbuat dari gading gajah, kulit harimau atau kulit buaya. Namun bagaimana soal terumbu hitam, Nautilus berongga atau kayu besi? Sebelum berangkat, carilah informasi mutakhir tentang spesies hewan atau tumbuhan yang terancam punah, dengan merujuk pada Convention on International Trade in Endangered Species.


TRANSPORTASI
28. PILIH MASKAPAI TEPAT WAKTU. Maskapai penerbangan yang memiliki jadwal keberangkatan dan kedatangan tepat waktu mengurangi kemacetan dan pencemaran karena pesawatnya lebih sebentar menganggur di landasan, demikian menurut The Green Book. Periksalah catatan ketepatan waktu maskapai AS di Bureau of Transportation Statistics.
29. TERBANG NONSTOP. Jet menghasilkan rata-rata hampir 0,4 ton karbon dioksida per penumpang per penerbangan, dan membakar paling banyak bahan bakar saat lepas landas. Anda dapat mengurangi emisi gas rumah kaca hasil kegiatan penerbangan itu, dengan memilih penerbangan nonstop bila memungkinkan.
30. PERTIMBANGKAN IKUT KLUB MOBIL RAMAH LINGKUNGAN. Better World Club yang berbasis di Oregon menambabkan fitur ramah lingkungan dalam manfaat keanggotaannya. Seperti diskon untuk perawatan mobil dan penyewaan mobil hibrida, serta bantuan bagi para pengendara sepeda. Selain itu, klub ini menyumbang satu persen pendapatannya untuk advokasi dan pembersihan lingkungan.
31. TANPA MOBIL. Memiliki mobil mendorong kita selalu menggunakannya, untuk perjalanan singkat sekalipun. Alih-alih menyewa mobil atau mengendarai mobil sendiri, carilah cara-cara berwisata tanpa mobil yang kreatif untuk mencapai tempat tujuan. Contohnya pakai angkutan umum, jemputan hotel, bersepeda, atau berjalan kaki.
32. PAKAI ANGKUTAN UMUM. Angkutan umum itu murah dan tidak terlalu mencemarkan, serta memiliki beragam bentuk dan ukuran. Periksalah apakab Anda bisa mencapai tujuan -atau bisa berkeliling setelah berada di tempat tujuan- dengan bus, kereta api, atau angkutan umum lainnya. Periksalah www.google.com/transit untuk mendapatkan bantuan di beberapa kota.
33. BERBAGI MOBIL. Jika Anda memutuskan untuk menyewa mobil, carilah opsi berbagi mobil yang tersedia di kota yang akan Anda kunjungi nantinya. Dengan membayar iuran anggota, pengemudi dapat memesan lalu mengemudikan mobil -biasanya kendaraan emisi sangat rendah atau bibrida yang hemat bahan bakar- selama jangka waktu tertentu. Langkah ini turut mengurangi emisi kendaraan bermotor.
34. SEWA MOBIL HIBRIDA. Perusahaan mobil sewa kini berlomba-lomba menambahkan kendaraan bibrida. Biasanya, biaya sewa mobil hibrida lebih tinggi Rp 5O-100 ribu per hari daripada kendaraan lain, tapi bahan bakarnya lebih hemat. Karena ketersediaannya terbatas -terutama di lokasi nonbandara- pesanlah dari jauh-jauh hari.
35. PERIKSA KENDARAAN. Perawatan sederhana dan terjangkau yang dilakukan pada mobil Anda sebelum bepergian akan mengurangi konsumsi bahan bakar, menyelamatkan lingkungan, dan menghemat uang. Untuk mengetahui kiat-kiat mengemudi yang hemat uang dan bensin, kunjungi Fuel Economy. Kiat yang tak kalah penting: jangan ngebut karena berdampak atas keselamatan.
36. PERIKSA RODA MOBIL. Roda yang tidak kempis akan menghemat pemakaian bensin karena gaya hambat roda akan berkurang. Membersihkan kotoran yang melekat pada ban juga akan meningkatkan masa pakai roda.
37. BERKEMAS RINGKAS. Tidak perlu mengemas pakaian dan persediaan untuk sebulan jika hanya pergi selama akhir pekan.
Tambahan pakaian, peralatan mandi, makanan dan sebagainya akan memakan tempat serta menambah berat, sehingga mobil lebih boros bensin.
38. HINDARI BELOK KANAN. Menghindari belok kanan saat mengemudi dapat melindungi lingkungan dan mencegah kecelakaan. Alasannya? Mobil yang berhenti saat menunggu kesempatan membelok ke kanan beserta semua kendaraan lain di belakangnya akan membakar BBM dan mengakibatkan pencemaran udara.


BERWISATA
39. KUNJUNGI PANTAI BLUE FLAG. Dukunglah masyarakat yang mempraktekkan kebijakan penjagaan lingkungan yang bertanggung jawab, dan bantulah menciptakan liburan pantai yang sehat dengan memfokuskan wisata bahari ke pantai Blue Flag. Untuk meraih Blue Flag, marina dan pantai-pantal yang terbuka untuk umum harus memenuhi 29 kriteria yang mencakup 4 hal utama, termasuk keamanan dan kualitas perairan di kawasan itu.
40. KUNJUNGI PEMAKAMAN BERSEJARAH. Pemakaman bersejarah menawarkan rehat yang damai bagi pengunjung, serta peninggalan masa lalu yang selamat dan komersialisasi, tidak seperti tempat-tempat lain. Dan, pemakaman biasanya termasuk tempat terindah dalam masyarakat. Misalnya, Taman Makam Pahlawan Kalibata di Jakarta, atau Mount Auburn Cemetery di Cambridge Massachusetts, pemakaman taman umum pertama Amerika Serikat. Jajaran pepohonan dan tanamannya mampu memberikan relaksasi jiwa.
41. MENJUMPAI HEWAN LIAR. Sebagian pelancong mungkin khawatir bersafari di alam liar Afrika. Tapi wisata hijau adalah harapan terakhir untuk melindungi spesies hewan dan tanaman yang terancam punah serta makin menyusut habitatnya. Jadi berkunjunglah, tapi tentunya, dengan bertanggungjawab.
42. TIDAK MENYIMPANG JALAN SETAPAK. Berpetualang ke luar jalan umum untuk menghemat waktu atau menjelajah wilayah perawan rasanya menggiurkan. Sayang, menyimpang dari jalan yang ditandai di alam liar dapat mengikis atau memadatkan tanah, menurunkan kualitas air dan habitat satwa. Selain itu, memilih jalan sendiri di tapak peninggalan arkeologi bisa merusak keutuhan artefak.
43. HARGAI BUDAYA LOKAL. Saat bepergian, kita sebenarnya mengunjungi rumah tetangga global kita. Untuk menjadi tamu yang bertanggung jawab, pilih pemandu lokal, tinggal di penginapan milik lokal, santap makanan yang diproduksi secara lokal, serta hargai adat dan tradisi lokal.


MAKANAN DAN MINUMAN
44. MAKAN MAKANAN LOKAL. Demi menghemat energi serta mencicipi cita rasa tulen setiap daerah yang Anda datangi, berkunjunglab ke restoran, kedai makanan dan toko yang menawarkan sayuran, daging, dan bahan lokal lain yang segar. Bila tersedia, fokuskan pada produk andalan lokal atau buatan setempat.
45. PILIH KOPI ORGANIK. Pencinta kopi di Amerika Serikat saja meminum sekitar 300 juta cangkir kopi per hari. Memilih kopi organik di rumah dan saat Anda bepergian dapat berdampak positif pada lingkungan, karena biji kopi organik bersertifikasi itu dibudidayakan tanpa bahan kimia.
46. MAKANAN LAUT RAMAH LINGKUNGAN. Dengan membatasi pilihan makanan laut pada ikan dan kerang yang lebih melimpah dan dikelola lebih bertanggung jawab, Anda ikut melindungi habitat dan kehidupan samudera. Unduh Guide to Ocean Friendly Seafood dari Blue Ocean Institute.
47. DUKUNG CHEFS COLLABORATIVE. Komunitas koki, nelayan, petani, dan penduduk AS ini menganjurkan makanan yang berkelanjutan. Panduan online organisasi ini berisikan daftar restoran anggota (200 lebih) dan produsen.


AMBIL LANGKAH BERIKUTNYA
48. IMBANGI PERJALANAN ANDA. Membayar imbangan karbon sebagai pengganti penjagaan lingkungan sebenarnya bukanlah hal yang terpuji. Namun, jika Anda melancong secara bertanggung jawab dengan mendaur ulang, memakai ulang, dan memanfaatkan angkutan yang beremisi rendah dan hemat energi, maka membeli imbangan karbon adalah langkah tambahan untuk mengurangi dampak negatif Anda.
49. BERBAGI KEKAYAAN INFORMASI. Saat melancong, kita mengumpulkan materi riset dan bacaan -mulai peta, buku panduan, majalah, surat kabar sampal brosur. Segala kertas ini dapat digunakan sebagai sarana berbagi dengan sesama pelancong, teman atau sumbangkan ke perpustakaan setempat. Bisa juga dijual ke toko buku bekas.
50. BERI SARAN. Hal-hal kecil sangat berarti dalam mengurangi dampak negatif kita terhadap lingkungan, jadi bersuaralah dan beritahukan kepada pemilik hotel dan restoran, apa lagi yang dapat mereka lakukan. Salah satu caranya, mengisi kartu komentar dan saran.



[ dikutip dari artikel 'Panduan Wisata Hijau' oleh Maryellen Kennedy Duckett dalam Majalah National Geographic Traveler ]
sumber :
National Geographic Traveler Magz (2009)
http://traveler.nationalgeographic.com/
http://travelmaestro.wordpress.com/
http://www.greenista.com/
http://www.indonesia.travel/
http://www.energystar.gov/
http://www.indonesia-travel-guides.com/
http://www.greenmap.org/
http://everydaytrash.com/
http://knowledge.allianz.com/
http://www.tripadvisor.com/
http://our-compass.org/
http://www.betterworldclub.com/
http://www.hybridsuvrental.net/
http://www.time.com/
http://greece.greekreporter.com/
http://www.globalsurfnews.com/
http://ocean.nationalgeographic.com/
http://sierraclub.typepad.com/




0 comments: